Archive Page 2

04
Mar
11

kasus-kasus cyber crime part 4 : Cyber Bullying

Era internet tengah menguasai kehidupan manusia. Meski demikian, sebesar apapun manfaat yang ditawarkan internet, tetap saja keberadaan plus dan minusnya ibarat sekeping mata uang. Dimana ada manfaat yang ditawarkan disitu ada juga resiko kerugian yang ditimbulkan.

Dalam hal kehidupan sosial dunia maya, salah satu ancaman serius adalah cyber bullying. Cyber bullying kurang lebih artinya tindak premanisme yang berlangsung di internet. Bentuk perilakunya berupa pelecehan ataupun merendahkan seseorang yang dilakukan secara online maupun telepon seluler.

Cyber bullying memanfaatkan pesan SMS, email, instant messaging, blog, situs jejaring sosial dan halaman web untuk mengganggu, mempermalukan dan mengintimidasi anak. Wujudnya bisa bermacam-macam, beberapa diantaranya:

  • berupa penyebaran isu-isu palsu
  • mempublikasikan foto-foto memalukan
  • pelecehan seksual
  • ancaman hingga tindakan yang berbuntut pemerasan.

yang perlu diingat Pada umumnya hal ini menimpa anak-anak dan remaja.”

Di bawah ini 2 contoh kasus/artikel mengenai cyber bullying.

Cyberbullying Facebook Kini Menyerang Para Guru

MANCHASTER (Berita SuaraMedia) – Penyalahgunaan situs jejaring sosial telah memakan banyak korban, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa dan berbagai kalangan. Bahkan guru pun kena dikerjai murid-muridnya melalui Facebook.

Satu dari tujuh staf pengajar menyebutkan mereka menjadi sasaran cyberbullying yang dilancarkan oleh rekan atau murid-murid mereka.

Seorang anggota Association of Teachers and Lecturers (ATL) menyebutkan bagaimana para pelaku cyberbullying membuat akun palsu dengan menggunakan nama korban dan membuat keterangan profil yang menggambarkan si korban merupakan pedofilia.

Diberitakan Telegraph, seorang guru senior di sekolah menengah negeri juga mengungkapkan bahwa dirinya telah menjadi korban. “Akun Facebook saya dihack oleh murid saya untuk digunakan mengirim pesan bohong kepada murid lain,” ujarnya.

Bahkan ada  siswa membuat akun Facebook palsu yang mencatut nama guru dan menyebutkan bahwa sang guru senang berhubungan seks dengan remaja putra maupun putri.

Contoh pelecehan lain misalnya dengan membobol akun Facebook guru kemudian menyebarkan pesan atau gambar tak senonoh ke siswa lain.

Pada konferensi tahunan ATL di Manchester, para aktivis organisasi ini menangani dengan serius kasus ‘cyberbullying’ yang dilakukan murid-murid kepada gurunya atau ke sesama temannya.

Sebuah survei menyebutkan, sekira 14 persen guru mengaku pernah emnjadi korban cyberbullying. Persentase ini tak hanya mencakup kasus cyberbullying di situs jejaring sosial, tapi termasuk juga video atau film yang diposting di situs berbagai video YouTube.

“Terdapat banyak insiden cyberbullying yang terkuak dalam survei ini, yang membuat korban sangat terganggu,” kata Sekretaris Umum ATL Mary Bousted.

“Sekolah-sekolah dan perguruan tinggi perlu memiliki peraturan tegas untuk menghadapi hal ini dan memastikan para siswa mendapat hukuman yang sesuai,” tandasnya.

Menurut Mary, sekolah dan kampus perlu menerbitikan kebijakan terkait hal ini dan meyakinkan agar para murid menerima hukuman yang sesuai atas perbuatannya.

Studi ini juga menemukan bahwa kepala sekolah kerap memperingatkan stafnya untuk tidak memposting foto atau detail informasi mencurigakan terkait kehidupan pribadi mereka, dan hampir seperempat guru menyebutkan bahwa mereka diminta menghilangkan informasi detail pada profil akun jejaring sosial mereka.

Inggris – Facebook seringkali disalahgunakan untuk melakukan hal-hal tidak baik. Salah satu yang memprihatinkan adalah situs jejaring itu digunakan siswa untuk melecehkan para guru.

Semantara itu, Di Indonesia sendiri, kasus serupa juga pernah terjadi, kasus guru menjadi korban olok-olok siswa terjadi di SMU Negeri 4 Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Imbasnya, para siswa yang mengolok-olok dikeluarkan dari sekolah. (ar/ok/dtk) www.suaramedia.com

Stop Cyberbullying

Apa yang anda rasakan ketika ada yang menghina anda lewat status facebook atau di twitter. Bagi anda yang sudah dewasa tentu akan merasa bahwa hal itu cuma main-main atau anda merasa perlu melaporkan ke polisi bahwa nama baik anda telah dicemarkan. Semua itu tergantung sikap dan kedewaasaan anda dalam menyelesaikannya.

Akan tetapi, bagaimana jika yang dihina adalah adik anda atau anak anda yang masih berusia remaja. Tentu saja hinaan tersebut akan memiliki efek yang berbeda. Kita tahu, kalau remaja merupakan sosok yang sedang mencari identitas diri. Internet merupakan salah satu media untuk mencari beragam informasi termasuk jati diri. Selain itu, remaja merupakan salah satu pengguna aktif internet.

Anak-anak sekarang berbeda dengan saya ketika masih masa kanak-kanak. Di jaman saya penggunaan internet tidak seaktif dan semasif sekarang. Anak-anak yang lahir diatas tahun 2000an bisa disebut dengan Digital Native. Mereka lahir dengan perkembangan teknlogi internet dan digital jauh lebih canggih dari sebelumnya. Maka wajar jika mereka mampu menggunakan telepon seluler dan internet jauh lebih cerdas dari ayah atau ibunya.

Permasalahannya adalah ketika anak-anak ini menjadi korban Cyberbullying. Perkembangan psikologi mereka akan terganggu. Misalnya saja ketika seorang anak mengejek temannya melalui status facebook. Hal ini tentu saja akan mempengaruhi kondisi psikologis orang yang dihina. Parahnya jika ternyata anak menjadi korban pornografi. Di luar negeri seorang anak menjadi korban pornografi on-line oleh orang yang belum pernah dikenalnya secara langsung.

Contoh kasus lain adalah ketika seorang anak perempuan yang menghina temannya dengan menggunakan akun facebook atau twitter temannya yang lain. Tentu saja hal ini akan menjadi sebuah masalah.

Cyberbullying merupakan proses ketika anak-anak, disiksa, diancam, diganggu, atau dihina oleh anak-anak lainnya melalui internet, telepon seluler atau teknologi interaktif dan digital lainnya.

Menurut saya peran orang tua dan masyarakat menjadi penting disini. Cyberbullying harus dicegah jangan sampai penggunaan teknologi justru merugikan generasi muda. Media Literacy (Melek Media) merupakan bagian penting dalam penggunaan media yang harus dipahami oleh orang tua. Yuk, sehat menggunakan internet… 😀

Bila melihat artikel kedua diatas, dapat dilihat betapa cyber bullying dapat membahayakan kondisi psikologis anak. Dan pada umumnya, anak yang menjadi korban cyber bullying tidak mau menceritakan/terbuka kepada keluarga atau orangtua. Alasannya macam-macam, bisa karena takut dimarahi, takut dibatasi akses ke internet/HP yang notabene sudah banyak digunakan oleh anak-anak jaman sekarang.

Lalu, apa tanda-tanda anak, yang menjadi  korban dari Cyber bullying? Tanda utama adalah emosi anak menjadi labil. Gampang marah, sedih dan depresi yang tidak biasa. Efek selanjutnya adalah penarikan diri dari teman-teman dan turunnya semangat belajar di sekolah. Beberapa kasus di luar negeri menyebutkan efek terburuk adalah bunuh diri.

Kalau hal-hal di atas terjadi pada anggota keluarga Anda, Anda harus segera waspada. Jika Anda telah mempelajari panduan dasar internet sehat Anda akan paham step by step langkah penyelamatan.

Yang paling penting, tentu saja simpan atau cetak bukti-bukti cyber bullying lalu identifikasi pelakunya. Kalau sudah ketemu, minta dia untuk menghentikan aksinya. Jika memungkinkan datangi orang tua pelaku dan ceritakan detail kejadian, sambil menunjukkan bukti-bukti.

Beri peringatan tegas bahwa anda akan mengambil langkah hukum jika aksi tersebut terus berlangsung.

Selanjutnya Anda ajukan keluhan kepada provider internet ataupun operator ponsel yang bersangkutan untuk ditindaklanjuti. Bila tindak cyber bullying sudah mengarah kepada tindak kekerasan, pemerasan atau pelecehan seksual, segera hubungi pihak kepolisian. Biarkan pihak berwajib yang menanganinya.

Benteng utama menangkis tindak cyber bullying tetaplah komunikasi efektif antar anggota keluarga. Perlu dijelaskan efek negatif dari penyertaan data-data pribadi ke dalam halaman situs jejaring sosial. Sebisa mungkin profile akun kita tidak menampilkan informasi yang terlalu jelas tentang tempat tinggal. Sehingga privasi seluruh anggota keluarga dapat terjamin tanpa perlu teror dari pihak manapun.

Berlanjut ke artikel pertama dimana bahkan bukan hanya anak-anak yang menjadi korban cyber bullying, tapi juga guru-guru sekolah yang dilakukan oleh muridnya sendiri. Hal ini cukup mengejutkan karena perilaku anak dapat berlanjut kepada tindakan yang lebih tidak baik bahkan kriminal. Ada baiknya orang tua lebih dekat kepada anak dan memberikan pengertian yang baik dalam internet sehat,dan selalu mengawasi penggunaan akses terhadap dunia maya maupun pergaulannya. Sedangkan bagi guru-guru mungkin dapat untuk membatasi penyebaran konten-konten pribadi di dunia maya. Dunia yang sangat bebas dan mudah untuk mendapatkan informasi darimana saja dan kapan saja.

Advertisements
02
Mar
11

kasus-kasus cyber crime part 3 : Carding & Fraud

Anda tentunya sudah pernah istilah carding, ya carding adalah peristiwa dimana seseorang melakukan transaksi online melalui kartu belanja milik orang lain [ bisa dikatakan : penyalahgunaan kartu kredit ]. Bagaimana ia dapat melakukan hal itu ? hal itu dapat terjadi akibat kecerobohan dari kita, biasanya mereka yang melakukan carding hanya ingin mendapatkan informasi kartu kredit milik kita, lalu melakukan transaksi online dengan memasukan informasi kartu kredit milik kita, misalnya saja ia memasukan Nama, Tanggal Lahir, No.pin , No kartu kredit dan segala informasi yang diperlukan dalam bertransaksi.

Bagaimana ia mendapatkan informasi kartu kita ? Seorang carding bisa mendapatkan informasi tentang kartu kredit milik kita melalui beberapa hal berikut :

  1. Membeli informasi . [ membeli kepada seseorang yang memiliki informasi kartu kredit yang aktif ]
  2. Mengambil kecerobohan sang pemilik. [ jika kita melakukan transaksi menggunakan kartu kredit dengan menyuruh orang lain .]
  3. Perangkap Online [ membuat situs siluman yang menyediakan jasa e-commerce, dimana seseorang harus memasukkan informasi tentang kartu kreditnya ].
  4. Melakukan kerjasama dengan pihak tertentu misalnya saja dengan tempat penginapan, tempat perbelanjaan, rumah makan dimana transaksi dilakukan dengan kartu kredit.
  5. Keempat hal diatas adalah hal yang paling dasar atau gampang untuk dilakukan oleh seorang carding, satu hal lagi yang paling sering dilakukan seorang carding, yaitu menghack sebuah situs e-commerce, dengan kemapuannya dalam algortima dan pemrograman maka ia dapat menjebol data base situs-situs luar maupun dalam negeri yang terkenal.

Pada umumnya para carding tahu diri dalam melakukan aksinya, biasanya mereka “hanya merugikan korbannya hanya sekali saja, hal ini dilakukan untuk menghindari kecurigaan dari sang pemilik kartu, tapi ada juga sih yang nga tau diri, mereka melakukannya berulang kali tetapi dampak yang mereka timbulkan cukup besar, yaitu tertangkap basah walau tidak tercebur empang.

Namun untuk mengurangi dan mencegahnya, para pemegang kartu kredit dapat melakukan tindakan hati-hati seperti ini :   Tips Menghindari Penyalahgunaan Kartu Kredit :

  1. Simpan Kartu Anda di tempat yang aman [ kalo perlu beri password .. hee. nga ding ].
  2. Jangan pernah menulis pin anda pada kertas, hp atau apapun.
  3. Hafalkan nomor pin.
  4. Periksa setiap jumlah transaksi sebelum Anda tandatangan sales draft
  5. Pastikan kartu kredit Anda terima setelah bertransaksi
  6. Simpan sales draft dan cocokan pada lembar tagihan bulanan
  7. Bila Anda menjumpai transaksi yang mencurigakan, segera laporkan ke Customer Service credit card Anda baik melalui FAX atau email.
  8. Pastikan jika Anda melakukan transaksi melalui sebuah website terdapat tanda gembok atau kunci di pojok kiri status bar.

Penyalahgunaan kartu kredit termasuk kejahatan yang sangat sulit ditanggulangi, karena hukum di Indonesia belum ada yang khusus mengatur hukuman terhadap kejahatan ini. Tak lain dan tak bukan dari kita lah yang harus dituntut untuk lebih waspada dan selektif dalam melakukan transaksi yang sifatnya online, karena kita tidak bisa menjamin bahwa suatu system yang dibuat oleh suatu perusahaan terkenal adalah aman, bisa saja ada factor x yang bisa membuka celah keamanan itu, misalnya orang dalam.

beberapa contoh ilustrasi dan kasus carding/fraud :

Nilai Kerugian Fraud Kartu Kredit Capai Rp 16,72 Miliar

Berdasarkan data Bank Indonesia (BI) terbaru per April 2010, nilai kerugian kartu atas fraud kartu kredit mencapai Rp 16,72 miliar. Kepala Biro Sistem Pembayaran Direktorat Akunting dan Sistem Pembayaran BI Aribowo menerangkan bahwa total nilai kerugian tersebut terdiri dari enam kasus fraud kartu kredit, yaitu pemalsuan kartu, kartu hilang atau dicuri, kartu tidak diterima, card not present (CNP), fraud aplikasi, dan kasus fraud lain-lain. “Terkait fraud ini, BI telah melakukan sosialisasi mengenai mitigasi fraud dan selalu menekankan agar nasabah berhati-hati,” katanya.

Sejak Januari hingga April 2010, total kasus fraud tercatat sebanyak 2.829 kasus dengan nilai kerugian mencapai Rp 16,72 miliar (lihat tabel). Adapun untuk volume transaksi kartu kredit mencapai 62,9 juta transaksi dengan nilai Rp 49,85 triliun. Untuk jumlah kartu beredar sendiri tercatat sebanyak 12,61 juta kartu.

Manajer Umum Kartu Kredit PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. Muhammad Helmi mengatakan bahwa khusus bulan April 2010, jumlah kasus fraud kartu kredit mencapai 701 kasus. Perinciannya, sebanyak 255 kasus kartu palsu, 31 kasus kartu hilang atau dicuri, 21 kasus kartu tidak diterima, 117 kasus card not present (CNP), dan 277 kasus fraud aplikasi. Jumlah kasus tersebut bertambah dibandingkan kasus akhir Maret 2010 yang hanya 221 kasus. Meskipun jumlah kasus naik, nilai kerugian tercatat mengalami penurunan. Per April 2010, nilai kerugian sebesar Rp 3,04 miliar atau turun 45,32% dibandingkan akhir Maret 2010 yang mencapai Rp 5,56 miliar. Saat ini, fraud kartu kredit yang berkaitan dengan teknologi sudah mulai berkurang. “Modusnya kebanyakan berupa penipuan konvensional atau fraud aplikasi,” katanya.[fjsr]

Cybercrime – Penipuan Kartu Kredit

Bukan saja termasuk dalam negara yang terkorup di dunia, Indonesia terkenal pula sebagai negara ‘carder’  (menduduki urutan 2 setelah Ukraina (ClearCommerce)). Carder adalah penjahat di internet yang membeli barang di toko maya (online shoping) dengan memakai kartu kredit milik orang lain. Dibanding dengan negara – negara maju atau negara – negara di asia bahkan di wilayah negara di Asia Tenggara saja sekalipun Indonesia  tergolong negara yang jumlah pengguna internetnya masih rendah(8%), namun memiliki prestasi menakjubkan dalam cyberfraud terutama pencurian kartu kredit (carding). Di kalangan pengguna internet dunia, pengguna internet Indonesia masuk dalam ”blacklist” di sejumlah online shopping ternama, seperti ebay.com dan amazon.com. Tak jarang kartu kredit asal Indonesia diawasi bahkan diblokir.

Penipuan Kartu Kredit

Kartu kredit umumnya digunakan untuk pemesanan online penerbangan dan tiket kereta api dan untuk transaksi e-commerce lain. Meskipun sebagian besar situs e-commerce telah menerapkan langkah-langkah keamanan yang kuat (seperti sebagai SSL, server web aman dll), kasus penipuan kartu kredit terus saja  meningkat.

Skenario

Korban informasi kartu kredit yang dicuri dan disalahgunakan untuk membuat pembelian online (e.g. maskapai tiket, perangkat lunak, berlangganan porno website dll).

Modus operandi

Skenario 1: Para tersangka akan menginstal keyloggers di komputer publik (seperti cyber kafe, airport
lounges dll) atau komputer korban. Korban yang tidak menyadari bahwa komputer yang sedang dia gunakan telah terinfeksi ini, akan menggunakan komputer untuk melakukan transaksi online. Kemudian Informasi kartu kredit  korban akan diemail ke tersangka.

Skenario 2: Bensin pompa pembantu, pekerja di gerai ritel, hotel, dll pelayan mencatat informasi kartu kredit yang digunakan untuk membuat pembayaran pada Pendirian ini. Informasi dijual kepada geng kriminal yang menyalahgunakan untuk online penipuan.

Sesungguhnya, sebagai media komunikasi yang baru, internet memberikan sejuta manfaat dan kemudahan kepada pemakainya. Namun internet juga mengundang ekses negatif, dalam berbagai tindak kejahatan yang menggloblal. Misalnya, tindak penyebaran produk pornorgrafi, pedofilia, perjudian, sampah (spam), bermacam virus, sabotase, dan aneka penipuan, seperti carding, phising, spamming, dll. Yang gawat, nama negara terseret karenanya.

Sumber : http://www.asianlaws.org

sumber :

http://www.seruu.com/index.php/2010060620561/utama/banksaham-asuransi-dan-derivatif/nilai-kerugian-fraud-kartu-kredit-capai-rp-1672-miliar-20561/menu-id-692.html

http://cewekkarir.wordpress.com/2010/03/07/cybercrime-penipuan-kartu-kredit/

http://kireinahana.multiply.com/journal/item/21/Carding

02
Mar
11

kasus-kasus cyber crime part 2 : Phishing

Pernah dengar kata PHISHING ? Kalau menurut situs Wikipedia, Phishing merupakan

suatu bentuk penipuan yang dicirikan dengan percobaan untuk mendapatkan informasi peka, seperti kata sandi dan kartu kredit, dengan menyamar sebagai orang atau bisnis yang tepercaya dalam sebuah komunikasi elektronik resmi, seperti surat elektronik atau pesan instan. Istilah phishing dalam bahasa Inggris berasal dari kata fishing (‘memancing’), dalam hal ini berarti memancing informasi keuangan dan kata sandi pengguna.

Dengan banyaknya kasus pengelabuan yang dilaporkan, metode tambahan atau perlindungan sangat dibutuhkan. Upaya-upaya itu termasuk pembuatan undang-undang, pelatihan pengguna, dan langkah-langkah teknis.
Dua contoh artikel/kasus  mengenai phishing :

‘Look at You’, Jebakan Phising Di Facebook

PhishingSAN FRANCISCO (Berita Indonesia) – Pengguna Facebook harus semakin hati-hati dalam menggunakan situs jejaring sosial paling populer itu.

Jebakan phishing baru kini mengintai user dengan menggunakan wall post ‘Look at You’.

Seperti diberitakan Softpedia, Sabtu (22/1/2011), user akan menerima posting berupa link bertuliskan “Check it out here, Look at you haha :p” serta sebuah image dari event publik.

Pesan seperti ini, dimana pelaku mengusik rasa ingin tahu user, memang sering digunakan untuk mengelabui para pengguna situs jejaring sosial maupun aplikasi messenger.

Usai mengklik link tersebut, user seolah-olah akan dibawa ke domain apps.facebook.com.

Tampilannya pun sangat mirip dengan halaman login Facebook, sehingga user akan berpikiran mereka secara tidak sengaja log out dan harus melakukan login ulang.

Tentu saja, ketika user melakukan login ulang, pelaku dengan mudah membajak akun tersebut dan menggunakannya untuk spamming.

Memiliki sekira 600 juta user, Facebook memang menjadi lahan yang sangat menarik bagi para pelaku phishing.

Bahkan, jebakan phishing yang kurang meyakinkan pun mampu mengelabui ribuan korban.

Berdasarkan analisa Kaspersky Lab, Oktober lalu, setiap 20 menit, muncul tiga ribu korban phishing baru di Facebook.

-Suara Media.com

Situs Phishing Berbahasa Indonesia Jadi Perhatian

Jakarta – Situs phishing, aksi tipuan yang mengincar data pribadi, makin giat merambah pengguna media sosial. Situs berbahasa Indonesia pun jadi perhatian.

Demikian salah satu sorotan dalam laporan bulanan Symantec Messaging and Web Security dari perusahaan keamanan Symantec yang dikutip detikINET, Rabu (24/11/2010).

Konon, di antara situs phishing non-bahasa Inggris dalam media sosial, ada tiga bahasa yang paling populer. Ketiganya adalah Portugis, Italia, dan Spanyol.

Namun, peneliti keamanan Symantec juga mengawasi beberapa situs bahasa non-Inggris lainnya. Ini mencakup Indonesia, Rusia, Albania, dan Turki.

Pelaku phishing pun rupanya kian getol mencari data-data pribadi pengguna layanan media sosial, seperti Twitter atau Facebook.

Menurut laporan itu, phishing media sosial mencakup 4 persen dari keseluruhan aksi phishing di Oktober 2010. Ini menunjukkan peningkatan 80 persen dibandingkan September 2010.

Untuk memikat korbannya, pelaku menggunakan klaim sebagai layanan keamanan dari media sosial tertentu. Nah, pengguna situs media sosial itu akan diminta memasukkan username dan login di situs palsu.

Jika hal itu sampai terjadi, dampaknya bisa cukup mengerikan. Selain data pribadi korban, pelaku juga bisa menargetkan teman-teman korban dalam jejaring sosial.

Wicak Hidayat – detikinet

nampaknya, sekarang social network sudah menjadi sarana untuk menjalankan phishing yang cukup baik jika melihat artikel-artikel diatas. Ada baiknya saat ini kita jeli untuk memeperhatikan aplikasi-aplikasi yang mencurigakan dan aneh yang bisa menuntun kita ke halaman login palsu. Bahkan saat ini Facebook sudah merubah tipe koneksi protokolnya dari HTTP menjadi HTTPS seperti kebanyakan Online Banking dan Paypal dimana saat kita mengunjungi halaman web dengan protokol HTTPS, data-data pribadi yang kita masukkan cenderung lebih aman dengan enkripsi yang lebih baik dibanding dengan protokol HTTP. Sebagai contoh, facebook menggunakan enkripsi 128 bit pada halaman webnya.

02
Mar
11

Kasus-Kasus Cyber Crime Part 1 : SPAMMING

Apakah pembaca pernah mendapat email yang tidak jelas isinya/sekedar iklan? Atau pernahkah mendapat komentar-komentar berbau promosi produk pada postingan blog anda? boleh dibilang, anda telah menjadi korban SPAMMING . Spamming adalah sistem pengiriman pesan/berita iklan  secara massal dan seringkali Spammers mengirimkan spam-nya secara bertubi-tubi dalam jumlah banyak dan tanpa sekehendak si penerima.

Spam dikirimkan oleh pengiklan dengan biaya operasional yang sangat rendah, karena spam tidak memerlukan senarai (mailing list) untuk mencapai para pelanggan-pelanggan yang diinginkan. Karena hambatan masuk yang rendah, maka banyak spammers yang muncul dan jumlah pesan yang tidak diminta menjadi sangat tinggi. Akibatnya, banyak pihak yang dirugikan. Selain pengguna Internet itu sendiri, ISP (Penyelenggara Jasa Internet atau Internet Service Provider), dan masyarakat umum juga merasa tidak nyaman. Spam sering mengganggu dan terkadang menipu penerimanya. Berita spam termasuk dalam kegiatan melanggar hukum dan merupakan perbuatan pidana yang bisa ditindak melalui undang-undangInternet.

Di bawah ini saya akan memberikan 2 (dua) contoh kasus mengenai Spam

Pria 23 Tahun Jadi Raja Spam Dunia


Biro Investigasi Federal (FBI) Amerika Serikat (AS) mulai memburu Oleg Nikolaenko, pemuda asal Rusia berusia 23 tahun yang diduga menjadi ‘dalang’ serangan ‘Mega-D’ Botnet pada tahun 2009 lalu.

MOSKOW – Biro Investigasi Federal (FBI) Amerika Serikat (AS) mulai memburu Oleg Nikolaenko, pemuda asal Rusia berusia 23 tahun yang diduga menjadi ‘dalang’ serangan ‘Mega-D’ Botnet pada tahun 2009 lalu.

Serangan Mega-D botnet diketahui menginfeksi sekira 500.000 komputer. Program jahat tersebut memungkinkan sebuah komputer yang terinfeksi mengirimkan email sampah hingga miliaran email per hari.

FBI yakin bahwa Nikolaenko-lah yang bertanggung jawab atas pengiriman miliaran email yang menjajakan Rolex palsu, obat palsu, dan obat herbal ilegal.

Penangkapan Nikolaenko ini merupakan hasil pengembangan dari kasus yang sama. Sebelumnya kepolisian telah meringkus ‘kawan’ Nikolaenko yakni Jody Smith dan Lance Atkinson. FBI melihat bahwa keduanya kerap berhubungan Nikolaenko yang menggunakan nama online ‘Docent’. Smith dan Atkison sendiri telah terbukti bersalah dan dihukum satu tahun penjara.

FBI menemukan bukti aliran dana sekira USD459 ribu ke Nikolaenko dari Atkison selama enam bulan.

“Dalam sebuah operasi yang mereka sebut ‘Affking’ mereka berhasil meraup sejumlah uang lewat penipuan yang menggunakan email-email yang mereka kirimkan lewat serangan Mega-D,” kata seorang pejabat FBI seperti dilansir The Smoking Gun, Jumat (3/11/2010)

By yugo, okezone.com, Updated: 12/3/2010 3:44 AM

Spam ‘Acai Berry’ Serang Twitter


Sebuah serangan baru ke Twitter yang mengiklankan ‘acai berry’ telah membajak ribuan akun Twitter dan merubah mereka menjadi spammer.

CALIFORNIA – Sebuah serangan baru ke Twitter yang mengiklankan ‘acai berry’ telah membajak ribuan akun Twitter dan merubah mereka menjadi spammer.

Serangan tersebut menyebar dengan cepat dalam hitungan menit, lebih dari 10.000 tweet yang berhubungan dengan serangan tersebut telah muncul di layanan tersebut. Tweet ini tersambung ke domain yang berisi ‘acainews’. Demikian dikutip dari Mashable, Selasa (14/12/2010).

Belum jelas bagaimana serangan ini berjalan. Akan tetapi dengan meng-klik link ‘acainews’ bisa menjangkiti akun Twitter anda. Serangan ini penyebarannya adalah yang tercepat dalam sejarah keamanan Twitter dan worm.

Jika akun pengguna sudah terjangkiti, secepatnya untuk mengubah kata sandi Twitter dan cek apabila akun ada terhubung dengan akun pengembang pihak ketiga yang tidak diketahui.

Menurut Damon Cortesi, pembuat TweetStats/TweepSearch/RowFeeder, nampaknya spam tersebut hadir dari compromised account (penggunaan akun orang lain oleh seseorang, tanpa melibatkan system-level atau root-level dari system administrator), bukan dari kode mencurigakan yang bersumber dari link ‘acainews’.

“Banyak teman Twitter saya yang terkena serangan ini. Akan tetapi melihat di mana situs acainews mengarahkan pengguna, saya melihat tidak ada kode yang mencurigakan. Saya telah mengunjungi situs dari link tersebut melalui akun Twitter buatan, dan tidak mendapat dampak yang merugikan. Saya juga tahu bahwa ada beberapa spam yang serupa beberapa hari yang lalu di Twitter,” ujar Cortesi.

“Kami tetap menyarankan agar jangan mengklik link apapun dengan nama ‘acainews di URL,” tambah Cortesi.

Nama Acai Berry sendiri adalah jenis buah yang berasal dari Amerika Tengah dan Selatan, memiliki nama latin dengan sebutan Euterpe Oleracea.

By sari, okezone.com, Updated: 12/13/2010 8:39 AM

Bila dilihat dari kedua artikel diatas, dapat kita lihat mayoritas tujuan utama dari spamming adalah untuk menyebarkan berita/pesan/iklan secara massal. Namun yang luar biasa adalah jumlah uang yang berhasil diperoleh oleh Nikolaenko  hingga mencapai USD459 ribu. Jelas saja banyak spammer yang masih merajalela sampai sekarang bila melihat jumlah uang sebanyak itu. Namun kebanyakan email tersebut hanya digunakan sebagai sarana penipuan belaka, contohnya adalah email-email yang berisi pesan dari orang lain di luar negeri yang akan memberikan anda uang atau email yang isinya memberitahukan bahwa anda mendapatkan hadiah berupa uang.

Ada baiknya, anda melihat dulu apakah isi email tersebut logis atau tidak (apa mungkin ada orang yang tiba-tiba memberikan uang dalam jumlah besar kepada anda, padahal orang itu asing bagi anda?). Dan juga, biasanya spammer mengirimkan spam-nya ke alamat email yang ada di luar negaranya, kenapa? agar setidaknya mereka tidak akan bermasalah secara hukum di negara mereka.

Bahkan, sekarang ini bermunculan juga spam yang tidak berorientasi pada komersial, contohnya spam yang berkaitan dengan agama dan politik. Serdar Argic, misalnya, menggunakan spam usenet untuk revisionis sejarah. Beberapa penginjil telah menggunakan spam usenet dan surat elektronik untuk menyebarkan khotbah. Dengan berkembangnyaspam, semakin banyak penjahat yang menggunakan spam untuk berbagai macam penipuan. Dalam beberapa kasus spammers menggunakannya untuk menarik orang menuju suatu tempat, melakukan penculikan dan meminta tebusan, bahkan korban dibunuh jika tidak segera memberi tebusan.

Pada intinya, ada baiknya kita lebih waspada terhadap pesan baik dalam email,telepon genggam,milis,dll yang terlihat mencurigakan dan datang terus menerus. Lebih baik tidak usah ditanggapi dan jangan mudah tergiur dengan pesan-pesan tersebut.Yang cukup anda lakukan adalah masukkan pesan-pesan atau spam dalam daftar spam atau gunakan aplikasi anti spam. Gampang dan mudah kan? 😀

sumber :

http://id.wikipedia.org/wiki/Spam

http://www.OkeZone.com/

14
Nov
10

Teknologi Antar Muka (Interface)

1.     Head Up Display

Head-Up Displays Systems atau disingkat (HUD) merupakan tampilan transparan yang menampilkan data tanpa memerlukan pengguna untuk melihat ke arah yang lain dari sudut pandang biasanya. Asal nama dari teknologi ini yaitu pengguna dapat melihat informasi dengan kepala yang terangkat (head up) dan melihat ke arah depan daripada melihat ke arah bawah bagian instrumen. Meskipun mereka pada awalnya dikembangkan untuk penerbangan militer, HUDs sekarang digunakan dalam pesawat komersial, mobil, dan aplikasi lainnya.

Sebuah HUD tetap mengharuskan pengguna untuk melihat elemen layar pada badan pesawat maupun chasis kendaraan. Sistem menentukan gambar yang akan disajikan tergantung pada orientasi kendaraan. Helmet Mounted Displays (HMD) merupakan bentuk teknis dari HUD yang menampilkan elemen tampilan bergerak dengan orientasi kepala pengguna terhadap badan pesawat. Salah satu contoh pesawat tempur modern yang menggunakan HUD dan HMD adalah F/A-18, F-22, Eurofighter.

 

2.       Tangible User Interface

2.1    Pengertian Tangible User Interface

Tangible User Interface adalah sebuah antarmuka pengguna di mana seseorang berinteraksi dengan informasi digital melalui lingkungan fisik di sekitarnya . Awalnya,TUI bernama Graspable User Interface, yang kini tidak digunakan lagi.

Salah satu pionir dari TUI adalah Hiroshi Ishii, seorang professor di Laboratorium Media, MIT dan mengepalai Tangible Media Group. Visi utama untuk TUI, yang disebut Tangible Bits adal;ah untuk memberikan bentuk fisik ke dalam bentuk digital, dan membuatnya dapat dimanipulasi.

2.2    Karakteristik dari tangible User Interface :

1.    Representasi fisik adalah penggabungan komputasi untuk menjadi dasar informasi digital.

2.    Representasi fisik mewujudkan mekanisme kontrol interaktif.

3.  Representasi fisik perseptual digabungkan untuk secara aktif ditengahi representasi digital

4.    Keadaan fisik terlihat “mewujudkan aspek kunci dari negara digital dari sebuah sistem.

 

3.       Computer Vision

Computer Vision (Komputer Visi) merupakan ilmu pengetahuan dan teknologi dari mesin yang “melihat”.Dimana “melihat” disini berarti mesin dapat mengambil/meng-ekstrak informasi dari sebuah gambar yang digunakan untuk menyelesaikan sebuah tugas.  Sebagai suatu disiplin ilmu, Computer Vision berhubungan dengan teori untuk membangun sistem buatan yang memperoleh informasi dari gambar. dengan teori yang digunakan untuk membangun sistem kecerdasan buatan yang membutuhkan informasi dari citra (gambar). Data citranya dapat dalam berbagai bentuk, misalnya urutan video, pandangan dari beberapa kamera, data multi dimensi yang di dapat dari hasil pemindaian medis.

Sebagai teknologi disiplin, visi komputer berusaha untuk menerapkan teori dan model untuk pembangunan sistem visi komputer.

Untuk menunjang tugas computer vision, maka terdapat beberapa fungsi pendukung ke dalam sistem ini, antara lain :

  1. Proses penangkapan citra/gambar (image acquisition)
  2. Proses pengolahan citra (image processing)
  3. Analisa data citra (image analysis)
  4. Proses pemahaman data citra (image understanding)

 

4.       Browsing Audio Data

Browsing Audio Data merupakan metode browsing jaringan yang digunakan untuk browsing video / audio data yang ditangkap oleh sebuah IP kamera.

Jaringan video / audio metode browsing mencakupi langkah-langkah sebagai berikut :

  • Menjalankan sebuah program aplikasi komputer lokal untuk mendapatkan kode identifikasi yang disimpan dalam kamera IP
  • Transmisi untuk mendaftarkan kode identifikasi ke DDNS ( Dynamic Domain Name Server) oleh program aplikasi
  • Mendapatkan kamera IP pribadi alamat dan alamat server pribadi sehingga pasangan IP kamera dan kontrol kamera IP melalui kamera IP pribadi alamat dan alamat server pribadi
  • compile ke layanan server melalui alamat server pribadi sehingga untuk mendapatkan video / audio data yang ditangkap oleh kamera IP, dimana server layanan menangkap video / audio data melalui Internet.

Sesuai mencakup langkah-langkah dari: (i) menjalankan sebuah program aplikasi komputer lokal untuk mendapatkan kode identifikasi yang disimpan dalam kamera IP, (ii) transmisi untuk mendaftarkan kode identifikasi ke DDNS ( Dynamic Domain Name Server) oleh program aplikasi, (iii) mendapatkan kamera IP pribadi alamat dan alamat server pribadi sehingga pasangan IP kamera dan kontrol kamera IP melalui kamera IP pribadi alamat dan alamat server pribadi dan (iv) kopel ke layanan server melalui alamat server pribadi sehingga untuk mendapatkan video / audio data yang ditembak oleh kamera IP, di mana server layanan menangkap video / audio data yang ditembak oleh kamera IP melalui Internet.

Penemuan berkaitan dengan sistem dan metode untuk browsing video / audio data, lebih khusus ke jaringan video / audio sistem browsing dan metode yang akan diatur dalam sebuah IP kamera (juga disebut sebagai kamera jaringan) untuk browsing video / audio data yang ditembak oleh kamera IP.

Sebagai kemajuan teknologi jaringan, semakin banyak diterapkan jaringan produk yang dibuat-buat terus-menerus. Salah satu yang paling umum diterapkan jaringan yang dikenal adalah produk kamera IP, yang dapat menampilkan isi (video / audio data) melalui Internet. Kamera IP biasanya terhubung ke jaringan melalui router, dan memiliki sebuah IP (Internet Protocol) address setelah operasi sambungan.

Jaringan video / audio sistem browsing penemuan yang sekarang digunakan untuk browsing video / audio data yang ditembak oleh sebuah IP kamera. Sistem penjelajahan termasuk DDNS (Dynamic Domain Name Server), sebuah IP kamera disimpan dengan kode identifikasi, sebuah layanan server, sebuah komputer lokal dan setidaknya satu client. Masing-masing item sebelumnya terhubung ke Internet.

 

5.       Speech Recognition

Pengenalan pembicaraan (juga dikenal sebagai pengenalan suara otomatis atau pengenalan pembicaraan komputer) berfungsi mengkonversi ucapan ke bentuk kalimat atau teks. Istilah ‘voice recognition’ digunakan untuk mengenali atau mengidentifikasi siapa yang berbicara, sedangkan istilah ‘Speech Recognition’ digunakan untuk mengidentifikasi apa yang diucapkannya.

Dalam pengenal suara dibutuhkan software dan hardware untuk mengakselerasikannya dengan pengguna , pengenal suara ini memudahkan pengguna dalam menterjemahkan pidato. Pengenal bicara pertama kali muncul pada tahun 1952 yang identifikasi pemrosesan ucapannya hanya berfungsi pada satu pengucapan suku kata saja , perangkat lainnya adalah IBM shoebox yang dipamerkan di New York World Fair tahun 1964.

Saat ini pada tahun 2010 Microsoft windows vista dan windows 7 , speech recognition telah disertakan dalam system operasinya, sebagaimana fungsi dari speech recognition menterjemahkan pengucapan kata – kata kedalam bentuk teks digital.

 

 

13
Oct
10

Perkembangan Telematika

Pernah dengar kata “TELEMATIKA”? Saya rasa kebanyakan orang pernah mendengar istilah ini baik dari televisi dan surat kabar maupun internet. Mungkin istilah ini makin terdengar berkat Om Roy Suryo yang dijuluki “Pakar Telematika” yang sering muncul di televisi untuk mengecek entah metadata sebuah gambar maupun orijinalitas sebuah video 😀 .  Kemudian muncul kasus jebolnya rekening para nasabah dari beberapa bank melalui ATM. Kemudian terdengar lagi istilah itu dengan wajah-wajah baru, bukan hanya Om Roy Suryo. Lalu apa sebenarnya “Telematika” itu? apakah itu hanya sekedar mengecek keaslian data? Atau hal-hal lain yang berhubungan dengan benda elektronik? Disini Saya akan coba memberi sedikit informasi mengenai “Telematika” dan perkembangannya terutama di Indonesia. Selamat menikmati.

Istilah telematika sendiri berasal dari adopsi bahasa asing, yakni telematique yang merupakan kata dalam bahasa Perancis. Istilah ini pertama kali digunakan pada tahun 1978 oleh Simon Nora dan Alain Minc dalam bukunya yang berjudul L’informatisation de la Societe.

Telematika menunjuk pada hakikat cyberspace sebagai suatu sistem elektronik yang lahir dari perkembangan dan konvergensi telekominikasi, media, dan informatika. Dalam Pengantar pada Mata Kuliah Hukum Telematikan Fakultas Hukum Universitas Indonesia, dinyatakan bahwa istilah telematika merujuk pada perkembangan konvergensi antara teknologi telekomunikasi, media, dan informatika yang semula masing-masing berkembang secara terpisah. Konvergensi telematika kemudian dipahami sebagai sistem elektronik berbasiskan digital atau the net.

Saat ini, telematika sudah mulai berkembang di Indonesia seiring dengan semakin terjangkaunya harga peralatan yang dibutuhkan serta semakin meluasnya informasi mengenai telematika. Hal ini dapat dilihat dari perkembangan berbagai kegiatan yang berbasiskan elektronik dan internet, contohnya adalah e-learning, e-commerce, e-government, dan yang lainnya. Namun, perkembangan ini seolah tak merata dikarenakan belum merata pula pembangunan infrastruktur di daerah-daerah, mulai dari pasokan listrik, fasilitas, dll. Selain itu, pemerintah terlihat masih ‘mencari’ aturan yang tepat untuk mengawasi dan mengontrol perkembangan telematika ini. Berbeda dengan negara-negara lain seperti China, India dan Singapura yang sudah terlebih dahulu memperhatikan hal ini. Apakah saat telematika belum dianggap penting oleh para pembuat kebijakan?

Mari berharap telematika terus berkembang ke arah yang positif  ke seluruh wilayah NKRI. Hal yang tidak mustahil mengingat semakin banyaknya praktisi telematika yang mendedikasikan dirinya kepada bidang akademis dan perkembangan teknologi informasi. Namun hal ini harus didukung pula oleh pemerintah sebagai pemegang otoritas negeri ini dalam pembangunan infrastruktur maupun kebijakan di bidang telematika.

16
Jun
10

Mengembangkan Soft Skill Diri

Beberapa waktu yang lalu, saya pernah membahas sedikit tentang soft skill. Pada intinta soft skill adalah kemampuan diri kita di dalam berinteraksi dengan orang lain dan bagaimana kita bereaksi terhadap lingkungan dalam yang dapat dilihat dari sifat, perilaku, dan kemampuan kita di dalam sebuah organisasi.

Di dalam mengembangkan soft skil, kita tidak bisa mempelajarinya hanya dari sekedar teori layaknya hard skill, namun kita bisa mengembangkannya dengan pengalaman, mengamati sikap orang lain, dan membiasakan sikap-sikap baik itu ada dalam diri kita. Untuk dapat mengasah softskill, pertama-tama kita harus dapat mengenal apa yang ada dalam diri kita sendiri. Beberapa poin-poin yang dapat membantu mengembangkan softskill kita antara lain (untuk contoh,saya akan menggunakan diri saya sendiri sebagai subjek)  :

Menjadi bagian dari sebuah tim/organisasi

Sebuah tim/organisasi adalah tempat yang pas untuk kita melatih maupun untuk mengaplikasikan softskill yang dimiliki.  mengapa bisa begitu? Karena di dalam organisasi kita akan selalu melakukan interaksi dengan orang lain yang memiliki sifat dan perilaku yang berbeda-beda. Kemampuan kita untuk melakukan interaksi itulah yang akan dilihat orang lain dan akan menjadi penilaian orang lain terhadap softskill kita.

Sebagai contoh, sekarang saya sedang menjabat sebagai salah satu ketua di GAMAGUDABO (Gabungan Mahasiswa Gunadarma Bogor). Saya sangant beruntung bisa menjadi bagian di dalam GAMAGUDABO. Di situ saya belajar bagaimana menghargai pendapat, bersosialisasi, belajar bertanggung jawab, dan dapat berinteraksi dengan banyak orang yang memiliki beragam sifat dan sikap yang berbeda-beda. Hal-hal inilah yang akan memperkaya pengalaman kita dan tentu saja memperkaya softskill yang kita miliki.

Kenali Diri Sendiri

Mulai saat ini, belajarlah untuk mengenal diri kita sendiri. Apa yang baik dan apa yang buruk yang ada pada diri kita. Mungkin untuk lebih mudahnya, kita dapat meminta teman-teman terdekat kita maupun yang terlalu dekat dengan kita untuk memberikan pendapat mereka tentang sifat dan sikap kita. mengapa yang tidak terlalu dekat juga perlu? Karena pada saat kita baru berkenalan dengan orang lain, mungkin orang itu tidak akan dapat melihat sifat kita yang sebenar-benarnya. Yang akan orang itu lihat pertama kali adalah “sikap luar” kita yang mungkin berbeda dengan sikap kita pada saat bersama dengan orang yang sudah dekat dengan kita.

Setelah bertanya kepada beberapa teman di kampus mengenai diri saya, mereka mengutarakan banyak hal mengenai kelebihan dan kekurangan saya. Dari sisi kekurangan, ternyata saya terlihat sebagai orang yang terlalu santai, pesimistis,kurang peka, kadang mudah emosi, kurang telaten dan kadang agak malas untuk hal-hal yang kurang saya minati. Ternyata dari sebagian kecil yang disebutkan itu, beberapa diantaranya sudah saya sadari sendiri. Mungkin ini saatnya mulai berubah untuk masa depan yang lebih baik. 😀

Selain kekurangan-kekurangan diatas, mereka juga mengutarakan beberapa yang dianggap menjadi kelebihan saya, misalnya senang bercanda, tekun(untuk hal yang diminati), senang berorganisasi,dan lain-lain. Mudah-mudahan sifat-sifat baik itu terus ada. 😀

Ternyata cukup menyenangkan untuk mengetahui apa pandangan orang lain tentang kita. Kita jadi bisa mengetahui apa yang perlu diperbaiki dan apa yang perlu ditingkatkan dari sifat dan sikap kita.

Hargai Waktu

Waktu, tidak bisa dibantah merupakan hal yang sangat dibutuhkan manusia dan juga hal yang paling banyak dibuang-buang oleh manusia itu sendiri. Banyak orang yang merasa 24 jam/hari sangat kurang, namun banyak juga yang menganggap 24 jam sangat lama dengan membuang waktu untuk hal-hal yang tidak berguna. Ini sesuai dengan potongan ayat  dari surat Al-Asr : “Sesungguhnya manusia mengalami kerugian(waktu). Saya sendiri menyadari terkadang membuang banyak waktu berharga. Namun waktu pun ada agar kita dapat memperbaiki sikap kita. Karena itu, mulailah hargai waktu mulai dari sekarang.




Calendar

July 2018
M T W T F S S
« May    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Add me on YM

Advertisements