Archive for the 'Bebas' Category

09
May
10

Korelasi Antara Softskill dan Tindak Korupsi

Korupsi. Kata yang mungkin lebih populer dibanding kedua temannya, Kolusi dan Nepotisme. :p. Korupsi semakin populer saat ini seiring munculnya berbagai kasus TIPIKOR (Tindak Pidana Korupsi) yang banyak melibatkan pejabat pemerintahan dari tingkatan lurah sampai propinsi, dari wakil rakyat sampai penegak hukum seperti Kejaksaan, Kehakiman, dan Kepolisian. Mengapa bisa sampai terjadi tindak korupsi di berbagai lembaga dan departemen yang notabene sangat sensitif dan sangat berpengaruh terhadap rakyat? Apakah softskill dapat mencegah atau bahkan menghilangkan perilaku buruk seperti korupsi? Apakah ada hubungan pada keduanya?

Untuk mengetahui apakah ada korelasinya antara soft skill dan tindak korupsi, kita perlu menelaah pengertian dan karakteristik dari soft skill maupun korupsi.

Continue reading ‘Korelasi Antara Softskill dan Tindak Korupsi’

Advertisements
09
May
10

Seandainya Saya Teman Gayus Tambunan

Gayus Tambunan. Siapa yang tidak kenal dengan sosok fenomenal ini.,seorang pegawai pajak golongan IIIA, namun memiliki rumah milyaran dan mobil yang berganti-ganti. Mungkin isu ini sudah lama, namun Saya mencoba menjawab pertanyaan yang diberikan oleh dosen saya, “Apa yang akan Anda Katakan/Lakukan seandainya kalian adalah kawan Gayus Tambunan?”. Bila diberi pertanyaan seperti itu, saya akan berkata “Selaku kawan yang mengetahui sejak awal perbuatannya atau belum?”, karena hal itu akan menentukan tanggapan yang akan Saya berikan nantinya. 😀

Jika Saya kawan Gayus  dan mengetahui perbuatannya, maka saya akan mengingatkan dia sejak awal akan resiko yang akan ditanggungnya. Namun yang aneh adalah bagaimana mungkin seorang yang “hanya” golongan IIIA dapat melakukan hal itu? Bukan menuduh, tetapi mungkin saja Gayus hanya merupakan tempat “menitip” uang yang jumlahnya bisa membeli jutaan gelas cendol :D. Yang lebih mencengangkan, ternyata sebelumnya Gayus telah berusaha menyuap Hakim yang menyelidiki kasusnya yang sebelumnya. Tapi lucunya, sang hakim mengatakan kalau uang 50 juta yang dijanjikan ternyata belum diberikan :D.

Sebagai kawan,yang bisa saya katakan hanyalah agar Gayus bersabar, dan mengingatkan kalau inilah resiko yang diterima apabila melakukan tindak pidana dan merugikan banyak rakyat yang telah membayar pajak. Selanjutnya yang bisa dilakukan adalah terus memberikan dukungan terhadap keluarga Gayus agar tetap bersabar dan tabah.

Semoga di tengah ketidakpercayaan masyarakat terhadap instansi pemerintah saat ini, dengan kejadian ini akan lebih baik di dalam pelayanannya kepada masyarakat. Janganlah Kasus seperti ini berlanjut terus. Ciptakan Indonesia yang bersih.




Calendar

July 2019
M T W T F S S
« May    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Add me on YM

Advertisements